Senin, 21 Agustus 2017

Danau Rombebai Di Provinsi Papua

Berlokasi di sebelah utara Danau Paniai, Papua, adalah sebuah danau yang sangat menarik untuk dijadikan sebagai salah satu objek wisata alam buat anda dan keluarga untuk dikunjungi saat liburan ke Provinsi Papua, terdapat Danau Rombebai yang mempunyai luas cukup besar. Danau Rombebai terletak di tepi Sungai Memberamo dan memiliki jarak sekitar 20 km dari Samudera Pasifik. Danau ini menyimpan tempat yang cukup strategis karena tak terlalu jauh dari lautan lepas tetapi jarang ada ikan air laut yang menyasar dan masuk ke Danau Rombebai disebabkan karena aliran Sungai Memberamo cukup deras sepanjang tahun sehingga ikan laut kesulitan dalam melawan arus menuju ke danau. Danau Rombebai membentang indah seluas 137 hektare dan mempunyai cadangan gas alam yang cukup melimpah untuk memenuhi kebutuhan warga setempat.

Danau Rombebai merupakan sebuah danau yang terletak di Papua, Indonesia dan dikenal sebagai danau paling besar ke - 2 di Papua sesudah Danau Sentani. Danau ini berlokasi di sebelah kanan Sungai Mamberamo yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Samudera Pasifik. Kabupaten terdekat dari danau ini adalah Kabupaten Sarmi yang dikenal sebagai salah satu tempat wisata yang menyuguhkan objek wisata berupa agrowisata buah – buahan khas Papua. Meskipun danau ini berada 20 kilometer dari lautan tapi pada musim – musim tertentu kadang – kadang warga setempat menjumpai seekor ikan hiu di perairan danau air tawar ini, di mana hal ini memang bisa saja terjadi mengingat danau ini terbuka dan sangat dekat dengan Sungai Mamberamo di mana pada waktu musim hujan, sungai ini mengalir deras hingga ke Samudera Pasifik.

Talented People, The Activity, Asia, Back, Background
Gambar. Danau Rombebai

Potensi danau ini selain tepat dijadikan sebagai tujuan wisata edukasi untuk anak – anak sekolah adalah terdapat sebuah tempat di mana menyimpan gas alam dalam jumlah yang cukup melimpah sama seperti yang ditemukan di sekitar Sungai Mamberamo. Blok gas alam di danau ini dikelola oleh AED Oil merupakan sebuah perusahaan eksplorasi minyak dan gas yang berbasis di Australia (dari berbagai sumber).

Fasilitas Dan Akomodasi
Meskipun telah lama dikenal sebagai salah satu kawasan wisata yang cocok dikunjungi oleh anak–anak dan kelompok pelajar, untuk fasilitas tersedia hingga saat ini masih belum cukup memadai seperti halnya kawasan wisata serupa di tempat lain seperti Bali, namun apabila anda memerlukan angkutan atau tempat untuk menginap sementara waktu, bisa menyewa dari warga sekitar di Danau Rombebai yang dikenal memiliki udara sejuk dan dikelilingi oleh hutan lindung yang di dalamnya terdapat beberapa spesies bunga anggrek langka. Ada jejeran warung–warung tradisional dan toko–toko suvenir tidak jauh dari rumah warga setempat yang menyediakan kebutuhan berupa makanan dan minuman serta benda–benda unik khas daerah setempat.

Salah satu sajian cukup menarik untuk anda coba saat berkunjung ke danau ini adalah minuman es kelapa muda asam manis merupakan salah satu minuman khas warga papua saat musim kemarau tiba, minuman ini selain rasanya enak juga kaya akan rasa dan dapat menyegarkan tubuh. Bagi anda yang bosan menikmati air kelapa muda seperti penyajian biasa yang diberi sirup gula dan es batu, minuman khas Papua ini mungkin bisa dijadikan sebagai pengganti di mana cara mengolahnya sangat sederhana.

Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam membuat es kelapa muda asam manis:
300 gram kelapa degan, kemudian anda kerok panjang, 1 ½ sendok teh selasih, kemudian anda rendam dalam air hingga mekar, 750 ml air kelapa muda / kelapa hijau, 75 ml air jeruk nipis, 750 gram es batu, 200 gram gula pasir dan 300 ml air.

Cara membuat es kelapa muda asam manis:
Pertama–tama anda rebus gula pasir dan air sampai mengental (gunanya adalah sebagai sirup), kemudian anda dinginkan di dalam kulkas. Selanjutnya anda aduk rata kelapa degan, selasih, air kelapa dan air jeruk nipis. Barulah anda tambahkan es batu dan sirup gula yang tadi sudah anda buat sebelumnya, lalu anda aduk rata. Anda siapkan gelas saji bersama garnis berupa potongan jeruk nipis atau sesuka anda, tuangkan es kelapa ke dalam gelas secukupnya saja. Sajikan.

Es kelapa muda asam manis ini bisa disajikan dengan kudapan ringan berupa sate ulat sagu yang banyak dijual pada warung–warung tradisional di sekitar danau, rasanya cukup enak bagi anda yang baru pertama kali mencicipinya. Demikian kami mengulas, semoga anda tertarik.

Penulis: Kadek Nila Utami
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi gambar:
https://pixabay.com/en/talented-people-the-activity-asia-1793406/

Sabtu, 29 Juli 2017

Danau Kelimutu, Danau Tiga Warna yang Misterius

Kalau membicarakan keindahan alam, Indonesia adalah tempatnya. Di Indonesia banyak sekali tempat yang sangat bisa mencuci mata kita semua terutama yang ada di Indonesia bagian timur, seperti Danau Kelimutu ini. Danau ini terletak pada Gunung Kelimutu di Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Danau Kelimutu dikenal sebagai danau tiga warna, yakni merah, biru, dan putih. Menurut kepercayaan penduduk sekitar, ketiga danau ini adalah tempat berkumpulnya jiwa-jiwa yang sudah meninggal dengan berbeda golongan di setiap danaunya. Ketiga danau ini juga bisa berubah warna dalam jangka waktu tertentu. Tanpa panjang lebar saya akan mengulas masing-masing danau tersebut.

Danau pertama yang saya jelaskan terlebih dahulu adalah danau yang berwarna biru. Danau ini mempunyai nama Tiwu Nuwa Muri Koo Fai (Danau Pemuda dan Gadis). Menurut kepercayaan penduduk sekitar, danau ini adalah tempat berkumpulnya jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Danau yang berwarna biru ini adalah danau yang paling dalam dengan kedalaman sekitar 127 meter dan luasnya 5,5 hektare. Menurut data dari Balai Taman Nasional Kelimutu menunjukkan bahwa dari tahun 1915-2011 danau ini berubah warna hingga 25 kali.


Gambar 1. Danau Kelimutu

Danau kedua adalah danau yang berwarna merah. Danau ini bernama Tiwu Ata Polo. Menurut kepercayaan penduduk sekitar, danau ini adalah tempat berkumpulnya jiwa-jiwa yang telah meninggal dan selama hidupnya selalu melakukan kejahatan. Danau ini memiliki kedalaman sekitar 64 meter dan luasnya 4 hektare. Menurut data dari Balai Taman Nasional Kelimutu, dari tahun 1915-2011 danau ini berubah warna hingga 44 kali.


Gambar 2. Danau Kelimutu Dilihat dari Atas

Danau yang terakhir adalah danau yang berwarna putih. Danau ini bernama Tiwu Ata Mbupu (Danau Orang Tua). Danau ini adalah tempat bekumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang sudah meninggal. Danau ini memiliki kedalaman 67 meter dan luasnya 4,5 hektare. Dan danau ini telah berubah warna hingga 16 kali dari tahun 1915-2011.


Gambar 3. Peta Danau Kelimutu

Danau Kelimutu memang sangat unik, dari terpisah menjadi tiga danau, warna yang berbeda dan dapat berubah, serta kepercayaan atau mitos-mitos dari penduduk setempat. Jika dilihat dari puncak Gunung Kelimutu, pasti sangat indah dan menakjubkan. Mungkin kalian semua bertanya-tanya kenapa bisa warnanya berbeda dan bisa berubah-ubah? Warna bisa berbeda karena setiap danau memiliki bentuk, kondisi hidrotermal, dan geokimia yang berbeda. Kalau warnanya bisa berubah, menurut Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Kerusakan Danau Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Titi Novitha Harahap menyimpulkan bahwa perubahan warna terjadi disebabkan oleh proses geokimia di dasar danau yang menghasilkan kandungan zat kimia tertentu di dalam air. Konon katanya, jika terjadi perubahan warna di air danau, maka akan ada peristiwa alam yang sangat besar di planet bumi ini.

Danau ini juga rawan bila terjadi gempa atau getaran hebat. Menurut Kepala Subdirektorat Pengendalian Kerusakan Danau Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Syamsuhari, mengatakan bahwa dinding pemisah antara Nua Muri Koo Fai dan Tiwu Ata Polo merupakan bagian paling labil karena berupa dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding ini hanya memiliki kemiringan 70 derajat dengan ketinggian 50-150 meter, hal ini sungguh menghawatirkan.

Danau Kelimutu adalah tempat yang dianggap sakral bagi penduduk setempat karena dipercaya sebagai tempat bersemayam banyak roh, sehingga penduduk setempat mengadakan sebuah upacara adat yang bernama Pati Ka Du’a Batu Ata Mata dan upacara adat ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali. Tujuannya adalah untuk memberi makan roh-roh yang bersemayam di sekitar Danau Kelimutu.

Sekian informasi yang saya berikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi kalian semua. Terima kasih.

Oleh: Bagus M. Permadi
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi :
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Kelimutu
2. http://phinemo.com/9-hal-yang-saya-temukan-di-danau-kelimutu/
3. https://ksmtour.com/informasi/tempat-wisata/nusa-tenggara-timur/keunikan-danau-3-warna-kelimutu.html
4. http://www.yukpiknik.com/artikel/mitos-danau-kelimutu/
5. https://m.tempo.co/read/news/2016/01/08/061734353/rahasia-danau-kelimutu-di-ende-bisa-bersalin-warna-44-kali

Gambar :
1. http://phinemo.com/wp-content/uploads/2015/02/warna-danau-kelimutu.jpg
2. https://stagnes9d.files.wordpress.com/2015/09/danau-kelimutu.jpg
3. https://dody94.files.wordpress.com/2010/05/danau-kelimutu.jpg