Rabu, 07 Desember 2016

Danau Lost Lake Dapat Berubah Menjadi Padang Rumput

Di Amerika Serikat, tepatnya di Oregon, terdapat danau yang menarik untuk kita amati. Saat musim hujan dan musim dingin, danau dangkal dengan kedalaman 2,7 meter yang dikelilingi pepohonan pinus ini terlihat seperti danau pada umumnya. Namun, saat musim panas dan musim gugur, air danau terhisap oleh lubang misterius berdiameter sekitar dua meter yang berada di salah satu sisi bagian dalam danau. Karenanya, daerah yang semula diisi air danau berubah menjadi padang rumput. Air, yang bersumber dari aliran sungai-sungai kecil, badai, dan air hujan, akan kembali mengisi danau saat musim gugur akan berakhir. Nah, karena danau ini dapat menghilang ibarat tertelan bumi, penduduk setempat menamakan danau ini Danau Lost Lake (danau yang hilang).


Gambar 1. Danau Lost Lake Terisi Air Saat Musim Hujan dan Musim Dingin. Danau Ini Terlihat Begitu Mempesona.


Gambar 2. Danau Lost Lake Berubah Menjadi Padang Rumput Saat Musim Panas dan Gugur


Gambar 3. Lubang Misterius Berdiameter Sekitar 2 Meter Menyedot Air Danau

Menurut keterangan penduduk setempat, fenomena alam ini sudah berlangsung lama. Karenanya, bagi penduduk setempat, fenomena alam ini bukan hal yang aneh. Sedangkan bagi kebanyakan orang, tentunya merupakan hal yang unik dan langka.

Lalu, apa yang sesungguhnya menyebabkan terjadinya fenomena alam ini? Mari kita mulai memahaminya dari proses terbentuknya lubang tersebut. Menurut beberapa ahli, lubang tersebut terbentuk karena adanya semacam terowongan yang terbentuk secara alami di bawah tanah. Terowongan ini mengeringkan aliran larva yang dikeluarkan gunung berapi saat meletus. Nah, mengapa lubang ini tak ditutup agar air danau tak tersedot? Menurut beberapa ahli, bila lubang ini ditutup, sangat berisiko menyebabkan daerah di sekitarnya mengalami kebanjiran.

Nah, karena volume air danau berkurang menjelang musim panas, air akan tersedot lubang tersebut sehingga hanya menyisakan genangan-genangan air saja. Karenanya, danau ini tak terlihat lagi seperti danau. Saat musim gugur akan berakhir, air akan mengisi area danau yang berupa padang rumput. Karena volume air yang mengisi area danau sangat tinggi, terowongan tersebut tak mampu menyedot air sehingga membentuk danau. “Selama musim hujan dan musim dingin, danau Lost Lake akan terisi air sehingga terowongan tak mampu menampungnya”, tutur Jude McHugh, juru bicara Wllamette National Forest.

Setelah air danau tersedot oleh lubang tersebut, kemanakah air mengalir? Jawaban pertanyaan ini sesungguhnya masih misteri. Dan juga, masih menimbulkan perdebatan di kalangan ilmuwan. Namun, menurut beberapa penelitian, air yang tersedot oleh lubang tersebut merembes ke beberapa sumber mata air di sekitarnya.

Demikian, keunikan danau dengan panjang 1644 meter dan 1265 meter ini. Fenomena alam yang terjadi di danau Lost Lake, yaitu danau berubah menjadi padang rumput saat musim panas dan musim gugur, membuat kita merasa sangat takjub bukan?

Oleh: Rahadian

Sumber gambar:
1. http://earthrenewal.org/images_2/DSCN0013.JPG
2. http://www.eugenecarsey.com/camp/lostlake/lostlake01lake02.jpg
3. http://api.ning.com/files/9sCsOc19JdObsA3LpnKu1e89K0pC9a7e-NaBBXNdyEXunB-ikYUZVJFP-TCQ7uZUbBuFEIfVa*eIgClsvwgfazaYC9mt6gz5/Lost1.jpg

Selasa, 06 Desember 2016

Mengintip Indahnya Danau Gunung Tujuh

Sesuai dengan namanya, Danau Gunung Tujuh adalah danau yang berada diantara tujuh gunung. Tujuh gunung yang mengelilingi diantaranya adalah Gunung Hulu Tebo, Gunung Hulu Sangir, Gunung Madura Besi, Gunung Lumut, Gunung Selasih, Gunung Jar Panggang dan Gunung Tujuh. Danau Gunung Tujuh ini terbentuk dari letusan gunung berapi sejak ratusan tahun yang lalu.

Lokasi Danau Gunung Tujuh ada di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi. Danau Gunung Tujuh ini merupakan salah satu Danau tertinggi di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara karena berada di ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut. Luasnya sekitar 9,6 km², dengan panjang 4,5 km dan lebar 3 km. Untuk mencapai danau ini, harus menuju Sungai Penuh dengan menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi. Jika sudah di Sungai Penuh, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Pelompek di Kecamatan Kayu Aro, jaraknya kira-kira 50 km (butuh waktu 1,5 jam). Perjalanan selanjutnya dilalui dengan jalan kaki, jarak tempuhnya sendiri antara 2-3 jam.

Sesampainya di danau wisatawan akan disuguhi pemandangan yang sangat indah, karena letaknya yang berada diantara tujuh gunung. Air dari danau ini selain jernih juga sangat dingin, dikarenakan berada hampir 2 km di atas permukaan laut. Di pinggir-pinggir danau terdapat hamparan pasir putih layaknya di pantai. Apabila ingin melihat dan mengelilingi danau, wisatawan bisa menyewa sampan milik nelayan setempat. Jika memiliki banyak waktu, wisatawan bisa menunggu sampai matahari terbenam atau membuat tenda untuk menunggu matahari terbit. Karena pada saat itu, pemandangan di Danau Gunung Tujuh sangat indah dan menawan.


Gambar 1. Danau Gunung Tujuh yang menawan


Gambar 2. Indahnya Sunset di Danau Gunung Tujuh

Danau Gunung Tujuh ini masih jarang dikunjungi oleh wisatawan, sehingga masih alami dan sejuk. Bahkan ketika perjalanan menuju ke danau, wisatawan akan disuguhi banyak keindahan dari perkebunan, hingga hutan-hutan. Selain itu, wisatawan juga bisa melihat air Terjun Telun Berasap dan menjumpai satwa yang ada di sana.

Tidak hanya menawarkan berbagai keindahan-keindahan tersebut, Danau Gunung Tujuh juga menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat disekitar. Diantaranya, banyak masyarakat yang menjadi nelayan dan juga menyewakan sampan kepada wisatawan untuk berkeliling, membuka warung yang menyediakan makanan khas, dan bahkan membuka homestay bagi para wisatawan. Danau ini juga merupakan sumber mata air dari Sungai Batang Sangir dan Air Terjun Telun Berasap, yang hingga saat ini mengairi ribuan hektare lahan pertanian masyarakat yang ada di beberapa provinsi di Sumatera.

Sama halnya dengan berbagai tempat lainnya di Indonesia, Danau Gunung Tujuh ini juga memiliki mitos, adanya dua makhluk halus yang menjaga danau yaitu Lbei Sakti dan Saleh Sri Menanti. Kemudian diceritakan ada dua naga yang menghuni, di mana Naga Jantan menghuni danau dan Naga Betina menghuni hulu sungainya. Terakhir adanya Misteri Orang Pendek, konon ada orang pendek (setinggi 50 cm) kombinasi antara manusia dan orang hutan yang kakinya terbalik (telapak kaki menghadap ke belakang).

Oleh: Novita Prahastiwi

Referensi Tulisan:
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Danau_Gunung_Tujuh
2. http://ketahui.com/menjajaki-danau-gunung-tujuh-kerinci-jambi-danau-tertinggi-di-asia-tenggara
Referensi Gambar:
1. http://www.hipwee.com/list/10-objek-wisata-jambi-yang-patut-kamu-datangi-menurut-orang-yang-asli-jambi/
2. https://sesdeseharja.blogspot.com/2016/04/pesona-danau-gunung-tujuh.html