Kamis, 22 September 2016

Gelembung Unik di Danau Abraham, Kanada

Keunikan pada sebuah danau seakan tidak pernah habisnya. Kali ini, keunikan itu berasal dari sebuah danau yang terletak di negara Kanada. Danau Abraham namanya. Danau Abraham telah lama menjadi tempat favorit bagi para fotografer. Keunikan air danaunya menjadi objek menarik bagi pencinta foto yang ingin mengabadikan momen terbaik dengan background yang indah.

Jika kita biasa melihat gelembung-gelembung udara muncul dari dalam air, begitu pula yang terjadi di danau Abraham ini. Hanya saja, gelembung-gelembung udara yang tercipta menghadirkan pemandangan yang indah pada permukaan danau karena membentuk pola-pola yang unik. Penyebabnya adalah gelembung-gelembung udara tersebut telah membeku sebelum mencapai permukaan. Dengan demikian, berada di sekitar danau seperti dikelilingi dengan keindahan danau hasil olahan photoshop. Padahal, keunikan air danaunya murni keindahan alam yang tercipta secara alamiah.


Gambar 1. Permukaan Danau Abraham

Gelembung-gelembung beku yang muncul terbentuk dengan pola dan bermacam ukuran yang tidak teratur. Dari mulai yang berukuran kecil sampai gelembung yang memiliki diameter mencapai 1 meter lebih. Apabila diperhatikan sekilas, gelembung-gelembung beku itu seperti menyerupai ubur-ubur yang sedang berkumpul meramaikan permukaan danau. Tidak heran jika para fotografer terkadang merasa tidak puas jika tak mengambil gambar dalam jarak yang dekat, sekaligus untuk memastikan keindahan gelembung-gelembung udara itu secara lebih dekat.


Gambar 2: Permukaan Danau Abraham tampak dekat

Pada mulanya berdasarkan informasi yang penulis himpun danau Abraham hadir hasil buatan manusia. Pada tahun 1972, danau ini dibuat untuk menyokong keberadaan bendungan Bighorn Dam. Namun tidak pernah ada yang menduga jika kemudian pada danau Abraham akan muncul fenomena unik pada air danaunya tersebut. Hingga akhirnya danau Abraham kini ramai menjadi pusat perhatian atas fenomena uniknya.

Penjelasan secara ilmiah menyebutkan, gelembung-gelembung udara yang membeku itu berasal dari gas metana yang dilepaskan oleh tumbuhan di dasar danau. Gas metana yang keluar dari dasar danau akan membeku sebelum mencapai permukaan danau karena suhu air yang semakin dingin. Dengan keadaan itu terbentuklah pola-pola unik yang menyerupai gelembung-gelembung udara dalam air.

Atas kandungan gas metana yang terdapat pada danau Abraham tersebut, menjadi perhatian serius bagi keamanan pengunjung. Mengingat gas metana sensitif menerima rangsangan api yang bisa membuat terjadinya ledakan, maka papan-papan peringatan bagi pengunjung agar tidak menyalakan api banyak terpasang di sekitar danau. Jika misalnya terjadi satu ledakan, itu dapat memancing ledakan dahsyat pada air danau secara menyeluruh oleh karena tingginya kandungan gas metana pada air dananunya.

Keunikan pada air danau Abraham bisa kita saksikan saat musim dingin tiba, yakni antara bulan Desember sampai Februari. Pada saat itu permukaan air danaunya akan membeku dengan berketebalan 20-23 cm. Meskipun dengan ketebalan yang cukup besar, pengunjung masih tetap bisa menikmati keunikan gelembung-gelembung udara beku yang terdapat pada air danaunya secara jelas. Ini karena permukaan air danau Abraham biasanya tidak tertutup salju yang menghalangi keunikannya. Bagi Anda yang sekiranya ada rencana berkunjung ke Kanada, menyambangi danau Abraham ini bisa menjadi tujuan wisata yang mengesankan.

Oleh: Roma Doni

Sumber Tulisan:
1. http://travel.detik.com/read/2016/08/04/091900/3268144/1520/fenomena-alam-yang-unik-di-kanada-gelembung-beku
2. http://atjehpost.co/berita1/read/Fenomena-Gelembung-Beku-di-Danau-Abraham-34508
Sumber Gambar:
1. http://ngebro.com/24-foto-danau-telaga-dan-lautan-yang-membeku-yang-menyerupai-lukisan/
2. http://ngebro.com/24-foto-danau-telaga-dan-lautan-yang-membeku-yang-menyerupai-lukisan/

Kamis, 21 Juli 2016

Misteri Alien di Danau Baikal, Danau Terdalam Sedunia

Keindahan danau Baikal memang tak perlu diragukan. Air danau yang jernih, pemandangan bukit-bukit yang menawan, ditambah kekayaan berbagai spesies hewan dan tumbuhannya, semakin memberi kesan menakjubkan berwisata ke danau ini. Tak salah jika danau Baikal dijuluki The Pearl of Siberia atau Mutiara dari Siberia. Ya, karena keberadaan danau Baikal kawasan sebelah selatan Siberia Rusia menjadi ramai dikunjungi wisatawan.

Danau Baikal dikenal sebagai danau terdalam di dunia. Dengan kedalaman mencapai 1.637 meter dan panjang 636 kilometer danau ini mampu menampung 20% air tawar yang ada di bumi. Bukan hanya itu, danau ini juga sebagai danau tertua di dunia. Retakan dua lempeng bumi yang saling menarik membentuk danau Baikal sekitar 25 juta tahun yang lalu.


Gambar 1. Danau Baikal

Kala musim dingin datang, permukaan danau Baikal akan membeku. Melihatnya dari ketinggian memberi pemandangan yang indah. Kejernihan air danau memperlihatkan goresan-goresan air yang telah baku seperti aliran-aliran listrik yang memancar. Meski mengakibatkan pembekuan permukaan air dalam ukuran yang tebal, tetap saja tidak disarankan untuk berada di atas danau untuk meminimalisir resiko berbahaya. Terlepas dari keindahnnya itu, ternyata danau ini menyimpan sebuah misteri yang belum terpecahkan sampai sekarang. Apa itu? Tentang keberadaan makhluk misterius yang di duga sebagai alien.

Misteri Alien

Masih menjadi sebuah misteri tentang benar tidaknya keberadaan alien di dalam danau Baikal. Apalagi dengan tingkat kedalamannya yang sangat riskan, menjadi sangat sulit menelusuri kebenaran misteri tersebut. Usaha itu sudah pernah dicoba, tepatnya pada tahun 1982 angkatan laut Rusia mengirim tujuh anggotanya untuk menyelam ke dasar danau guna mencari objek raksasa yang selama ini diduga sebagai alien. Namun usaha itu gagal, ketika berada di titik terendah danau, para penyelam itu merasa ada suatu kekuataan yang kasat mata mendorong mereka untuk naik ke permukaan.

Apa yang dilakukan angkatan laut Rusia dengan mengirim tujuh anggotanya itu pada akhirnya memakan korban jiwa. Tiga dari tujuh anggota penyelam yang ditugaskan memecahkan kebuntuan misteri alien di danau Baikal tewas sesaat setelah naik ke permukaan. Pasalnya, mereka terlambat mendapat pertolongan dekompresi akibat tekanan udara dalam tubuhnya yang mengalami masalah. Sehabis peristiwa yang memilukan itu, sampai saat ini belum diketahui pasti adanya upaya lanjutkan untuk membuktikan ada tidaknya alien di dasar danau Baikal.

Temuan Sebelumnya

Sudah banyak laporan yang mengatakan di danau Baikal dan beberapa danau lain di Rusia kerap terlihat keberadaan makhluk misterius. Pertama sekali sebuah laporan muncul pada tahun 1900-an, pada saat beberapa pemuda melakukan penyelaman di danau Georgia. Di dalam sana mereka menemukan sebuah gua yang di dalamnnya berisi kerangka yang menyerupai kerangka manusia. Namun uniknya kerangka yang mereka temukan itu memiliki ukuran yang besar dari rata-rata ukuran manusia lazimnya. Kerangka itu memiliki panjang sekitar tiga meter.

Berlanjut dari kejadian itu, penemuan serupa terjadi pada tahun 1930. Di sekitar danau Issik Kul, seorang pria menemukan tiga kerangka manusia yang masih-masing berukuran tiga meter di dalam sebuah gua sekitar danau.Yang mengejutkan adalah di sekitar kerangka itu ditemukan pula peralatan yang menyerupai sayap kalelawar. Belum jelas apa fungsi sayap yang bagi makhluk misterius tersebut.

Kemudian tahun 1990, pria yang memiliki nama lengkap D Povaliyayev juga melaporkan hal yang sama. Pria itu melihat sebuah objek misterius di dalam sebuah danau di kota Kavgolov, Leningrad. Objek yang ia lihat seperti tiga ekor ikan raksasa tengah berenang di dalam danau.

Namun setelah mencoba mendekati untuk mengetahuinya lebih jelas, ia melihat objek tersebut bukanlah seekor ikan, melainkan tiga perenang menyerupai manusia dengan ukuran tubuh raksasa. Tiga perenang yang ia lihat itu mengenakan pakaian yang tampak terbuat dari perak. Atas pengalaman melihat objek misterius tersebut, D Povaliyayev pada tahun 1995 menerbitkan ke dalam sebuah buku miliknya yang berjudul, "Letuchi Golladets" atau "Flying Dutchman".

Sementara untuk di danau Baikal sendiri, peristiwa itu terjadi pada tahun 1982. Angkatan laut Rusia yang sedang melakukan latihan rutin melihat objek misterius saat anggotanya berada di kedalaman 50 meter. Itulah yang akhirnya mendasari anggkatan laut Rusia mengirim tujuh anggotanya untuk menyelam ke dasar danau guna menjawab rasa penasaran itu.

Danau Baikal memang dikenal menyimpan banyak misteri. Tidak jarang para wisatawan yang datang melihat cahaya-cahaya aneh melintas di atas danau. Beberapa keanehan yang muncul mengindikasikan semakin kuat adanya sesuatu makhluk misterius yang terdapat di dasar danau. Bahkan sebuah legenda yang datang dari bangsa Kyrgyztan menyebut bahwa di dasar danau ada sebuah kota yang dipimpin oleh seorang raja yang bernama Ossounes. Terkait kebenarannya, tentu saja sampai sekarang masih menjadi sebuah tanda tanya.

Oleh: Roma Doni

Sumber Tulisan:
http://www.enigmablogger.com/2009/08/markas-alien-di-dasar-danau-danau-rusia.html
http://mabeos.com/cerita-kerajaan-alien-yang-berada-di-bawah-danau-rusia/
http://www.adventuretrus.com/2016/05/04/danau-baikal-adalah-danau-tertua-dan-terdalam-di-dunia/
Sumber Gambar:
https://travelmediate.nl/tag/lake-baikal/