Jumat, 28 Juni 2013

Mengungkap Misteri dan Keeksotisan Danau Terunik di Dunia
(Danau Tiga Warna)

Gunung Kelimutu adalah namanya, merupakan gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.

Adapun kelimutu adalah gabungan dari kata “keli” yang artinya gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih. Karena keunikannya penduduk setempat memiliki kepercayaan bahwasanya warna-warna yang ada pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan supranatural yang menakjubkan.

Tiga warna dari warna danau tersebut terbagi menjadi tiga bagian. Danau biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” adalah tempat perkumpulan arwah para remaja-remaji yang sudah meninggal dunia. Sedangkan yang warna merah atau “Tiwu Ata Polo” yaitu tempat berkumpulnya arwah-arwah orang yang telah meninggal dunia yang semasa hidupnya selalu berbuat kejahatan dan kerusakan di dunia. Dan danau yang berwarna putih/bening atau “Tiwu Ata Mbupu” merupakan tempat perkumpulan arwah-arwah orang yang berusia lanjut yang telah meninggal dunia.

Danau ini cukup luas, mencapai 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta, meter kubik. Memiliki batas dinding batu sempit diantara ketiga danau tersebut. Karena dindingnya yang begitu terjal memiliki sudut kemiringan 70 derajat sehingga mudah sekali runtuh jika terjadi longsor. Sedangkan dinding danau memiliki ketinggian berkisar 50 sampai 150 meter.

Penduduk setempat yaitu Kecamatan Kalimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur sangat meyakini bahwa perubahan yang terjadi pada warna air danau meramalkan akan terjadi bencana besar yang menimpa warga ataupun bangsa ini. Hal ini mungkin karena didasarkan atas ketakjuban dan keeksotisan danau tersebut bila dilihat dari mata telanjang.



Danau ini merupakan satu-satunya danau di dunia yang mengalami perubahan warna secara bertahap pada warna permukaan airnya, terkadang dari merah bisa berubah menjadi hijau tua selanjutnya bisa menjadi merah hati, hijau tua berubah menjadi warna hijau muda, sedangkan warna coklat kehitaman bisa berubah menjadi biru langit, suatu fenomena yang tidak dimiliki oleh danau- danau yang ada di Indonesia bahkan dunia.



Karena keajaiban dan kelangkaan akan kehadirannya, danau ini pun kian disebut sebagai salah satu keajaiban dunia yang sangat jarang ditemui. Tidak hanya keunikan yang terjadi pada airnya tetapi ada hal lain yang menarik dari danau Tiga Warna ini, ternyata area danau ini terletak di area taman nasional kelimutu selanjutnya terdapat aneka satwa langka dan unik yang hidup di sana. Salah satunya adalah burung garugiwa (Pachycephala mudigula) seekor burung yang hanya berkicau tergantung pada ketinggian tempat burung ini berkicau.



Burung ini berbeda dengan burung-burung yang lainnya, burung guriguwa tercatat sebagai burung yang hanya berkicau di pagi hari saja. Akibat keanehan yang terjadi dimulai dari danau tiga warna dengan kemistikannya burung yang arena nya dekat dengan lokasi danau pun dijuluki sebagai burung arwah oleh warga sekitar. Selain burung ini juga terdapat punai flores (Theron floris), tesia timor (Tesia everetti), dan lain-lain.



Untuk melihat keelokan dari danau unik ini hanya bisa dinikmati pada saat pagi hari saja karena menjelang siang ke sore maka danau akan tertutup oleh kabut yang tebal.



Potensi wisata yang membuat mata terkagum-kagum akan keindahannya ini sangat disesalkan belum digarap secara maksimal oleh pemerintah. Akibatnya, banyak wisatawan yang mengalami kendala untuk menuju ke danau indah ini.

Oleh : Ade Sundari
Referensi & gambar:
http://djavalatte.blogspot.com,
http://star-moons.blogspot.com/2010/05/tempat-paling-menakjuban-di-indonesia.html


Related Posts :