Kamis, 17 Juli 2014

Danau Laut Mati, Danau Unik yang Memprihatinkan

Jangan mengira danau ini begitu sangat menyeramkan apalagi menakutkan sesuai dengan namanya, karena ada begitu banyak hal-hal dan fakta menarik terdapat pada danau ini. Penyematan nama laut mati atau dead sea dikarenakan danau ini memiliki ukuran yang luas seperti lautan, yaitu panjangnya mencapai 67 Km, lebar 17 Km dengan luas permukaan 810 Km2. Namun dengan ukuran seluas itu, tidak ada kehidupan di dalam ataupun di sekitar danau baik flora ataupun faunanya, makhluk hidup sulit untuk dapat bertahan hidup di sana.

Yang menjadi faktor penyebabnya adalah danau ini mempunyai kandungan kadar garam yang sangat tinggi, bahkan kadar kandungan garamnya menempati urutan ke dua danau terasin di dunia setelah danau Assal yang terletak di Djibouti. Kadar garamnya 33,7% atau 8 kali lebih asin dari danau biasa. Dengan kandungan garam sebesar itu maka tidak ada kehidupan yang tepat bagi makhluk hidup yang dapat bertahan di dalam air danau laut mati ini. Inilah mengapa disebut danau laut mati .

Terletak diantara perbatasan wilayah Israel, Palestina dan Yordania, pada sebuah lembah berketinggian 417,5 meter atau 1.300 kaki di bawah permukaan laut, Danau laut mati inipun berada di titik terendah di permukaan bumi, sedangkan titik terdalam di permukaan bumi saat ini masih dipegang oleh Palung Mariana dan titik tertingginya di tempati oleh gunung Everest (8.848 m).

Meskipun berlokasi pada titik terendah permukaan bumi tetapi danau laut mati ini menjadi begitu sangat fenomenal berkat beberapa fakta menariknya. Selain dari yang sudah dijelaskan sebelumnya, yang menjadi daya tarik para wisatawan untuk mengunjungi danau laut mati ini adalah air danaunya dapat membuat hampir semua benda mengapung dan tidak akan tenggelam, termasuk manusia. Jadi bagi anda yang tidak bisa berenang jangan khawatir tenggelam di danau ini karena dijamin anda akan mengapung dengan sendirinya.



Caranya cukup terlentang sambil berusaha melemaskan badan seolah tanpa berat dan beban, lama-kelamaan tubuh pun akan mengapung atau mengambang di danau ini. Anda juga dapat melakukan aktivitas lain saat mengapung seperti membaca buku atau majalah tanpa harus menggunakan alat bantuan lain, kegiatan ini sering dilakukan wisatawan yang berkunjung ke danau laut mati.

Dari segi ilmiah hal ini bisa dibuktikan karena kandungan kadar garam yang tinggi pada air danaunya. Air asin jauh lebih padat dari air biasa, dan kepadatan air asin membuatnya jauh lebih ringan dari air biasa. Dengan kadar salinitas (tingkat keasinan) yang tinggi tersebut, maka sebuah benda bisa mengapung di atasnya. Hal ini yang menjadi keunikan dari danau laut mati ini.


Seorang turis yang mengapung sambil membaca buku di danau laut mati

Tidak hanya kandungan garam saja yang tinggi, danau laut mati juga memiliki kandungan mineral yang banyak, tepatnya pada lumpur danaunya. Inilah yang dimanfaatkan para wisatawan untuk mengobati berbagai penyakit kulit. Lumpur di danau laut mati mengandung beberapa zat mineral penting seperti magnesium, kalsium, kalium, zink, iodin, chlorine, chloride, sulfur, sodium, bitumen, bromida dan pottasium. Kandungan mineral ini sangat baik, beberapa manfaat yang dipercaya : dapat memperbaiki sel kulit mati, menghilangkan daki pada kulit, melancarkan sirkulasi darah, membantu menjaga kesehatan, dan khususnya bagi wanita untuk mempercantik serta menghaluskan kulit.


Garam yang terdapat di pinggiran danau Laut Mati

Perlu diketahui, air pada danau laut mati ini tidak mengalirkan airnya ke daerah-daerah sekitarnya, melainkan hanya mengendap di danau ini saja dan memiliki satu sumber air utamanya yaitu dari sungai Yordan. Namun, air pada danau ini kian hari kian defisit dan surut saja. Ini karena, danau laut mati berada di wilayah beriklim panas, sehingga hampir tujuh ton air danau menguap setiap harinya. Pengurangan cukup signifikan pada air danau ini juga disebabkan sungai Yordan selaku sumber utama air pada danau laut mati dimanfaatkan masyarakat setempat keperluan irigasi.


Para wisatawan memanfaatkan lumpur danau laut mati

Permukaan air danau laut mati diperkirakan telah mengalami penyusutan dan pengeringan dari yang semula 394 m pada tahun 1960-an menjadi 423 m di bawah permukaan laut pada tahun 2012 lalu. Luasnya juga berkurang menjadi 637 kilometer persegi untuk saat dari yang mana sebelumnya 810 kilometer persegi. Dan keadaan ini meninggalkan sebuah bukti di sekitar danau, yaitu berupa jurang-jurang besar atau lubang runtuhan pada tanah dikenal dengan istilah sinkhole.


Bukti sinkhole di sekitar danau laut mati

Kemunculan sinkhole merupakan bukti ancaman kekeringan yang menerpa danau Laut mati. Para ahli menyatakan setiap harinya muncul satu sinkhole baru di sekitar danau, saat ini jumlah sinkhole sudah mencapai 3000 sinkhole untuk yang di sisi wilayah Israel saja, belum di sisi sekitar yordania-nya, padahal di tahun 1990-an hanya ada sekitar 40 buah sinkhole yang muncul.

Rencananya untuk mengatasi permasalahan ini, Danau laut mati ini akan dihubungkan dengan laut Merah (Red Sea) untuk menyuplai ketersediaan air dengan cara membangun kanal-kanal untuk menghubungkan kedua tempat ini yang berjaraknya sekitar 200 km, sehingga dengan demikian kekeringan pada danau laut mati ini dapat teratasi.

Oleh : Roma Doni
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar :
Pic 1 : http://blog-ansyari.blogspot.com/2012/08/5-Tempat.yang.Wajib.Dilihat.Sebelum.Punah.html
Pic 2 dan 3 : http://archive.kaskus.co.id//thread/2395557/140
Pic 4 : http://udiono5.blogspot.com/2013/11/laut-mati.html
Sumber Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Laut_Mati
http://yangandaminta.blogspot.com/2013/04/10-fakta-unik-tentang-laut-mati.html
http://seopintar.blogspot.com/2011/01/fakta-tentang-laut-mati-yang-harus-kamu.html
http://news.liputan6.com/read/697082/laut-mati-terancam-lenyap-ditelan-sinkhole


Related Posts :