Kamis, 14 Agustus 2014

Danau Terasin di Dunia Yaitu Danau Assal

Bila anda ingin tau danau terasin di dunia, maka jawaban dari pertanyaan anda adalah danau Assal. Tidak ada yang lebih asin dari danau ini. Keasinannya mengalahkan keasinan danau laut mati (dead sea) yang menempati urutan kedua. Bila danau laut mati memiliki kadar keasinan 33,7 %, maka kadar keasinan dari danau Assal mencapai 40 % atau 10-12 kali lebih asin dari air laut biasa.

Letak dari danau Assal berada di negara Djibouti, sebuah negara kecil di Afrika Timur. Tepatnya di ujung barat Teluk Tadjoura, berjarak sekitar 120 kilometer dari barat Ibu Kota Djibouti. Danau ini berada pada kedalaman 155 m (509 kaki) di bawah permukaan laut. Lantas hal ini menjadikannya sebagai danau titik terendah di benua Afrika atau juga menempati urutan ketiga danau terendah di bumi setelah Laut Galilea dan danau Laut Mati.

Selain Asin, kandungan suhu air danau Assal cukup panas yakni mencapai 33 sampai 34 derajat celsius. Meskipun tidak ada arus keluar dari danau ini namun air danau Assal bisa mengalami penyusutan juga, ini akibat tingginya penguapan yang terjadi pada air danaunya. Sementara sumber air danaunya sendiri berasal dari air panas yang mengalami salinitas di dekat air laut.

Tentunya dengan kondisi wilayah dan kandungan kadar salinitas air danaunya yang tinggi tersebut, tidak ada satu pun makhluk hidup yang dapat bertahan di danau Assal. Sama dengan danau laut mati orang pun dapat mengambang dengan santai tanpa khawatir akan tenggelam pada danau yang berukuran panjang 19 km, lebar 6,5 km yang berbentuk oval ini.

Keasinan pada danau Assal sudah pasti dibarengi dengan jumlah garam yang menumpuk pada danau ini. Tidak hanya di dalam danau, di sekitar danau atau di tepian danau Assal juga banyak ditemui tumpukan garam. Untuk melihat lebih banyak garam yaitu ada di kedalaman 60 m (200 kaki) pada danau ini, di sana akan ditemui tumpukan garam yang melimpah, bahkan menurut informasi total garamnya bisa mencapai 300 ton banyaknya.



Otomatis banyaknya jumlah garam pada danau Assal itu menjadi tempat dari cadangan garam terbesar di dunia. Hal itupun disadari betul oleh negara Djibouti, sehingga danau ini pun dianggap sebagai harta karun nasional.

Namun sayangnya cadangan garam pada danau Assal ini kian hari kian berkurang. Hal ini karena maraknya eksploitasi dan penambangan garam pada tempat ini. Sekitar 80 persen cadangan garamnya dipegang oleh Société d’Exploitation du Lac and Société d’Exploitation du Salt Investment S.A de Djibouti. Biasanya hasil dari penambangan garam itu kemudian dibawa menuju Etiopia.



Menanggapi marak terjadinya eksploitasi garam pada danau ini, pemerintah setempat telah mengajukan proposal kepada organisasi dunia UNESCO untuk menyatakan danau Assal ini sebagai salah satu warisan dunia yang harus dilindungi.

Oleh : Roma Doni
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Gambar :
Pic 1 : http://www.stormchaser.ca/volcanoes/assal/Lac_Assal_02.jpg
Pic 2 : http://ngm.nationalgeographic.com/2012/01/afar-depression/steinmetz-photography#/13-africa-lowest-point-lake-assal-670.jpg
Referensi Tulisan :
http://kerendanunik.wordpress.com/2011/11/19/laut-paling-asin-di-dunia/
http://travel.okezone.com/read/2012/10/05/544/699576/assal-danau-berkadar-garam-tertinggi-di-dunia
http://menariksekaliy.blogspot.com/2012/08/fakta-unik-dan-sejarah-laut-terasin-di.html


Related Posts :