Senin, 01 Desember 2014

Variasi Keindahan Warna Air Danau Linow

Ada dua danau yang cukup terkenal sebagai tempat wisata di Sulawesi Utara, danau Tondano dan danau Linow. Kedua danau ini mempunyai keunikannya masing-masing. Namun pada artikel kali ini penulis hanya ingin membahas mengenai danau Linow sebagai salah satu danau yang paling ramai dikunjungi di Sulawesi Utara, tepatnya di kota Tomohon.

Apa yang membuat danau Linow menjadi pilihan favorit para wisatawan? Pertama, kondisi sekitar danau masih sangat terjaga dan asri. Banyak ditumbuhi pepohonan yang rimbun dan juga dilengkapi dengan beberapa satwa unik yang ada di sekitar danau, seperti sayok atau komo. Sayok atau komo adalah sebutan untuk serangga unik seperti belalang yang hidup di air dan dapat terbang. Ini menjadi menu santapan kuliner yang bisa anda rasakan jika berkunjung di Danau Linow.

Satwa lainnya yang banyak anda temui di danau ini, seperti burung belibis, bangau, sriti dan juga ikan khas danau Linow (ikan payangka). Faktor kedua yang menjadi magnet bagi para wisatawan adalah berkat keunikan air danau Linow. Warna air danau Linow dapat berubah-ubah dengan beberapa warna variasi, bahkan kadang menampilkan 3 warna sekaligus.

Perubahan warna yang terjadi pada air danau Linow setidaknya dipengaruhi oleh dua hal, yaitu karena kandungan belerang pada air danau yang cukup tinggi, juga karena pancaran sinar matahari yang kemudian menghasilkan pantulan pada permukaan danau. Akan tampak beberapa warna air danau seperti biru laut, hijau tosca, putih, coklat susu. Gradasi warna pada air danau tersebut sangat indah di pandang, untuk dapat melihatnya datanglah ke danau pada saat siang hari di mana adanya pancaran sinar matahari yang cukup terang mengenai air danau, saat itulah akan tampak variasi keindahan warna air danau Linow.



Menurut cerita setempat, danau Linow terbentuk dari letusan gunung berapi. Hal ini terbukti dengan adanya sumber mata air panas yang terdapat di sekitar air danau. Sama dengan danau Linow, dari tingginya kandungan belerang di sekitar danau menyebabkan sumber mata air panas juga mempunyai warna yang berbeda yakni putih susu.

Untuk luas danau Linow sendiri mencapai 34 hektar, dengan wilayah seluas itu pengelolaan danau Linow bisa dikatakan terurus dengan baik. Baik dari segi kebersihan danau, suasana keasriannya, jelas membuat kita akan nyaman berada di danau Linow. Di sekitar danau juga akan temui pondok-pondok dan kafe sebagai tempat berteduh untuk menikmati suasana danau dan mencicipi kuliner khas setempat.



Namun karena pengelolaannya sendiri yang dipegang oleh pihak swasta, untuk bisa masuk ke danau Linow akan dikenakan biaya sebesar Rp 25000,-tapi dengan biaya sebesar itu sudah termasuk dengan paket minuman dan makanan ringan (kue khas Manado). Tidak hanya sekedar menikmati pemandangan danau, anda juga bisa melakukan berbagai permainan air seperti menyewa bebek air keliling atau menyewa perahu kecil untuk menambah kesan keseruan berwisata ke danau Linow. Keindahan akan pemandangan sekitar danau sering dijadikan sebagai tempat pengambilan foto sesi prewedding bagi pasangan pengantin.

Dengan segala keunikan dan keindahan pemandangannya maka akan sangat disayangkan jika tidak menyempatkan diri untuk berkunjung ke danau Linow bila anda berwisata ke Sulawesi Utara.

Oleh : Roma Doni
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Gambar :
Pic 1 : http://www.thearoengbinangproject.com/danau-linow-tomohon/
Pic 2 : http://www.cumilebay.com/2013/02/3-warna-keindahan-danau-linow.html
Sumber Referensi :
http://trinoeg.blog.com/2014/04/24/danau-linow-makin-mempesona/
http://wisata.kompasiana.com/kuliner/2013/05/31/mencicipi-sayok-kuliner-khas-danau-linow-564537.html
http://www.cumilebay.com/2013/02/3-warna-keindahan-danau-linow.html


Related Posts :