Senin, 18 Juli 2016

Keindahan Danau Ubari di Tengah Padang Pasir yang Tandus

Sangat indah melihat Danau Ubari dari kejauhan, di tengah pada pasir yang tandus ia menjelma menjadi oasis yang mengagumkan. Di kelilingi oleh tumbuhnya pohon palem yang hijau dan rerumputan khas padang pasir, memandang danau Ubari memberi kesejukan pada mata yang mungkin lelah melihat hamparan padang pasir yang tandus. Siapa yang tidak terkesima dengan kondisi itu, di tengah wilayah yang tandus muncul pula beberapa danau yang membuatnya menjadi tampak istimewa. Keberadaan sebuah danau yang tidak biasa ini menimbulkan sebuah pertanyaan, bagaimana danau ini bisa muncul?

Konon katanya, sekitar 200 ribu tahun yang lalu wilayah Fezzan sebelah barat daya Libya tempat di mana Danau Ubari berada adalah wilayah yang subur. Wilayah itu tidak seperti sekarang ini yang gersang di penuhi hamparan pasir yang tandus. Dulu, di wilayah itu kandungan airnya cukup tinggi, banyak pepohonan tumbuh di atasnya dengan tegak. Bahkan katanya ada sebuah danau besar yang terdapat di wilayah tersebut. Akan tetapi, oleh karena adanya perubahan iklam, lambat laun kesuburan tanah berkurang. Pohon-pohon banyak yang mati, sungai-sungai mengering, dan pada danau berukuran besar di wilayah tersebut mengalami penyusutan hingga menyisakan danau yang bisa kita saksikan sekarang ini, yakni danau Ubari.


Gambar 1. Danau Ubari

Sebutan untuk danau Ubari sebenarnya melingkup pada beberapa danau yang ada di sekitar wilayah padang pasir Ubari (Ubari Sand Sea) tersebut. Sementara keberadaan danau Ubari bukanlah hanya satu buah saja, masih ada 20 danau lainnya yang terpisah-pisah tapi tidak terlalu berjauhan. Namun memang, ada satu danau yang berukuran lebih besar dari yang lainnya, itulah yang dilekatkan dengan nama danau Ubari. Makanya untuk memberi penanda pada danau-danau di sampingnya, ada juga diberi nama tersendiri, seperti Danau Gaberoun, Danau Umm al-Maa, Danau Umm al-H'isan, Danau Tarhouna, dan lainnya.


Gambar 2. Salah satu danau di kawasan Ubari Sand Sea Ramai Penduduk

Selain danau Ubari yang menjadi pusat kunjungan para wisatawan, pada Danau Gaberoun dan Danau Umm al-Maa (the Mother of Water) adalah dua danau lainnya yang paling diminati di wilayah Ubari Sand Sea. Pasalnya, di dekat dua danau tersebut terdapat perkemahan ataupun pondok-pondok yang disewakan. Para wisatawan juga bisa membeli souvenir khas penduduk setempat sebagai buah tangan setelah berkunjung ke danau Ubari.


Gambar 3. Air Danau Ubari

Meskipun air danaunya tampak jernih, namun jangan coba-coba untuk meminumnya, sebab air danaunya memiliki tingkat keasinan yang sangat tinggi. Kadar keasinannya bahkan lima kali lipat lebih tinggi dari air laut pada umumnya. Hal ini dipengaruhi oleh fakta kandungan mineral pada air danau yang terkonsentrasi dalam waktu yang lama namun tidak didukung dengan adanya siklus pergantian air. Air danau hanya bisa menguap ke udara sementara volume air terus menyusut. Alhasil, rasa asin pada air danau menjadi semakin pekat. Keadaan itu mesti dimaklumi, sebab negara Libya memang tidak memiliki sungai abadi yang bisa bertahan sepanjang tahun.

Tingkat kedalaman di danau Ubari dan beberapa danau di sekitarnya kisaran 7 sampai 32 meter. Itu adalah ukuran kedalaman yang sedang pada sebuah danau. Tapi harus diakui semakin lama volume air masing-masing danau terus menyusut, efek dari global warming yang terjadi di seluruh dunia. Sebelumnya pemerintah Libya pernah merencakan proyek besar yang disebut “Great Man-Made River” (sungai buatan terbesar).

Namun sampai sekarang proyek tersebut masih belum terealisasi. Direncanakan sungai buatan itu nantinya akan dipakai untuk menyuburkan kembali wilayah tandus padang pasir Ubari. Sedangkan sumber airnya akan diperoleh dari sumber air bawah tanah Fezzan yang pernah disinggung ribuan tahun lalu memiliki kandungan air yang sangat tinggi. Bila proyek itu benar-benar bisa terwujud maka diperkirakan Negara Libya, khususnya wilayah Fezzan akan memiliki cadangan air tawar yang mampu mencukupi kebutuhan dalam waktu yang lama, 50 sampai 100 tahun ke depan.

Oleh: Roma Doni
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://amazingsphere.blogspot.co.id/2015/04/danau-ubari-danau-indah-di-tengah-padang-pasir-libya.html
2. http://lifestyle.liputan6.com/read/2211164/danau-unik-di-tengah-lautan-pasir-ubari
Sumber Gambar:
1. http://aspal-putih.blogspot.com/2015/04/gambar-danau-indah-dipadang-pasir.html
2. http://www.testmeat.co.uk/extra/949
3. http://aspal-putih.blogspot.com/2015/04/gambar-danau-indah-dipadang-pasir.html


Related Posts :