Rabu, 14 Desember 2016

Danau Karachay, Indah Sekaligus Mematikan

Mungkin asing di telinga kita mendengar nama Danau Karachay, karena danau ini memang berada di luar Indonesia, tepatnya di Rusia. Bila orang-orang suka ketika jalan-jalan ke luar negeri dengan biaya murah dan tempat yang indah, danau ini mungkin salah satunya. Tetapi jangan sekali-kali memiliki impian untuk datang ke Danau Karachay. Danau Karachay ini memang indah dengan latar pegunungan salju, namun saat seseorang berdiri satu jam di pinggir danau ini, kemungkinan besar orang tersebut akan meninggal atau terkena penyakit parah.

foto karachay oleh unik segiempat
Gambar 1. Danau Karachay di Kelilingi Pegunungan Salju

Danau Karachay berada di Pegunungan Ural Selatan, Rusia Barat dan berbatasan dengan Kazakhstan. Danau ini berada di lokasi Mayak Production Association, yaitu salah satu pabrik nuklir terbesar di Rusia. Mayak membuang limbah nuklir yang dihasilkannya ke sungai dan danau di sekitarnya, termasuk Danau Karachay. Sebelumnya Mayak melarang orang asing memasuki areanya selama 45 tahun, namun di tahun 1992 area Mayak dibuka untuk umum dan sejak saat itu banyak ilmuwan yang meneliti kawasan tersebut. Para ilmuwan mengatakan bahwa Danau Karachay menjadi salah satu paling tercemar dan berbahaya di dunia, karena merupakan tempat pembuangan kebocoran nuklir dan limbah radioaktif. Danau ini telah dicemari sekitar sekitar 4,44 eksabecquerel (EBq) keradioaktifan, yang meliputi 3,6 EBq Caesium-137 dan 0,74 EBq Strontium-90. Bahkan bila berdiri di tepi danau satu jam, seseorang bisa terpapar radiasi sekitar 600 rontgen yang berakibat pada kematian.

Sebelumnya limbah dari pabrik nuklir mayak di buang ke Sungai Techa, yang merupakan sumber air yang diandalkan oleh penduduk lokal. Namun karena hal tersebut, akhirnya penduduk lokal terserang penyakit yang disebabkan radiasi. Bahkan kasus penyakit mengalami peningkatan diantaranya 21% kasus kanker, 25% peningkatan cacat lahir, 21% leukemia dan populasi usia produktif mengalami kemandulan. Kemudian di tahun 1957 terjadi ledakan dengan kekuatan setara 85 ton TNT, yang melemparkan 70 ton limbah radioaktif ke ketinggian beberapa mil. Awan debu menyebabkan isotop cesium dan strontium ke wilayah seluas 9.000 mil, yang meracuni persediaan makanan Rusia atau Uni Soviet masa itu.

Kejadian pada masa itu yang kemudian membuat Danau Karachay menjadi alternatif berikutnya untuk tempat pembuangan limbah nuklir, karena dianggap tidak memiliki saluran ke luar, yang artinya apapun yang di buang ke danau tidak akan meluber ke mana-mana. Namun ternyata beberapa tahun setelah itu Danau Karachay dan seluruh wilayah Chelyabinsk mengalami kekeringan, yang mengakibatkan debu sedimen tanah yang sudah terkontaminasi oleh limbah radioaktif terbang terbawa angin, menyebar hingga 900 mil dan meradiasi penduduk di sana. Hingga saat ini kawasan Chelyabinsk belum layak huni dan permukaan Danau Karachay lebih pekat dari air pada umumnya.

Oleh : Novita Prahastiwi

Sumber:
http://versesofuniverse.blogspot.co.id/2015/08/danau-karachay-tempat-paling-tercemar.html
http://sypahollic.blogspot.co.id/2013/03/danau-karachay-danua-yang-paling.html
http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/358068-danau-paling-tercemar-di-bumi-bisa-bunuh-manusia-dalam-1-jam
Sumber Gambar:
http://segiempat.com/aneh-unik/ilmu-pengetahuan/ini-dia-danau-paling-berbahaya-dan-mematikan-di-dunia/


Related Posts :