Selasa, 06 Desember 2016

Mengintip Indahnya Danau Gunung Tujuh

Sesuai dengan namanya, Danau Gunung Tujuh adalah danau yang berada diantara tujuh gunung. Tujuh gunung yang mengelilingi diantaranya adalah Gunung Hulu Tebo, Gunung Hulu Sangir, Gunung Madura Besi, Gunung Lumut, Gunung Selasih, Gunung Jar Panggang dan Gunung Tujuh. Danau Gunung Tujuh ini terbentuk dari letusan gunung berapi sejak ratusan tahun yang lalu.

Lokasi Danau Gunung Tujuh ada di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi. Danau Gunung Tujuh ini merupakan salah satu Danau tertinggi di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara karena berada di ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut. Luasnya sekitar 9,6 km², dengan panjang 4,5 km dan lebar 3 km. Untuk mencapai danau ini, harus menuju Sungai Penuh dengan menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi. Jika sudah di Sungai Penuh, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Pelompek di Kecamatan Kayu Aro, jaraknya kira-kira 50 km (butuh waktu 1,5 jam). Perjalanan selanjutnya dilalui dengan jalan kaki, jarak tempuhnya sendiri antara 2-3 jam.

Sesampainya di danau wisatawan akan disuguhi pemandangan yang sangat indah, karena letaknya yang berada diantara tujuh gunung. Air dari danau ini selain jernih juga sangat dingin, dikarenakan berada hampir 2 km di atas permukaan laut. Di pinggir-pinggir danau terdapat hamparan pasir putih layaknya di pantai. Apabila ingin melihat dan mengelilingi danau, wisatawan bisa menyewa sampan milik nelayan setempat. Jika memiliki banyak waktu, wisatawan bisa menunggu sampai matahari terbenam atau membuat tenda untuk menunggu matahari terbit. Karena pada saat itu, pemandangan di Danau Gunung Tujuh sangat indah dan menawan.


Gambar 1. Danau Gunung Tujuh yang menawan


Gambar 2. Indahnya Sunset di Danau Gunung Tujuh

Danau Gunung Tujuh ini masih jarang dikunjungi oleh wisatawan, sehingga masih alami dan sejuk. Bahkan ketika perjalanan menuju ke danau, wisatawan akan disuguhi banyak keindahan dari perkebunan, hingga hutan-hutan. Selain itu, wisatawan juga bisa melihat air Terjun Telun Berasap dan menjumpai satwa yang ada di sana.

Tidak hanya menawarkan berbagai keindahan-keindahan tersebut, Danau Gunung Tujuh juga menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat disekitar. Diantaranya, banyak masyarakat yang menjadi nelayan dan juga menyewakan sampan kepada wisatawan untuk berkeliling, membuka warung yang menyediakan makanan khas, dan bahkan membuka homestay bagi para wisatawan. Danau ini juga merupakan sumber mata air dari Sungai Batang Sangir dan Air Terjun Telun Berasap, yang hingga saat ini mengairi ribuan hektare lahan pertanian masyarakat yang ada di beberapa provinsi di Sumatera.

Sama halnya dengan berbagai tempat lainnya di Indonesia, Danau Gunung Tujuh ini juga memiliki mitos, adanya dua makhluk halus yang menjaga danau yaitu Lbei Sakti dan Saleh Sri Menanti. Kemudian diceritakan ada dua naga yang menghuni, di mana Naga Jantan menghuni danau dan Naga Betina menghuni hulu sungainya. Terakhir adanya Misteri Orang Pendek, konon ada orang pendek (setinggi 50 cm) kombinasi antara manusia dan orang hutan yang kakinya terbalik (telapak kaki menghadap ke belakang).

Oleh: Novita Prahastiwi

Referensi Tulisan:
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Danau_Gunung_Tujuh
2. http://ketahui.com/menjajaki-danau-gunung-tujuh-kerinci-jambi-danau-tertinggi-di-asia-tenggara
Referensi Gambar:
1. http://www.hipwee.com/list/10-objek-wisata-jambi-yang-patut-kamu-datangi-menurut-orang-yang-asli-jambi/
2. https://sesdeseharja.blogspot.com/2016/04/pesona-danau-gunung-tujuh.html


Related Posts :