Jumat, 02 Desember 2016

Ribuan Bangkai Burung di Danau Natron Menjadi Batu

Di utara Tanzania, salah negara di benua Afrika, terdapat danau yang mesti diakui begitu eksotis. Danau ini bernama Danau Natron. Air di danau ini berwarna pink (merah muda) sehingga menjadikan danau ini begitu manis dipandang mata. Selain itu, karena berada di samping gunung, semakin menambah pesona eksotis danau ini.

Namun, walaupun Danau Natron mesti diakui begitu eksotis, danau seluas 1040 meter persegi ini sama sekali tak seindah rupanya. Karenanya, tak ada siapapun yang sebenarnya berani mengunjungi danau ini kecuali kalangan ilmuwan dan fotografer. Lalu, mengapa? Makhluk hidup, termasuk manusia, yang ke masuk dalam air danau akan berubah menjadi batu. Ribuan bangkai burung seperti elang dan angsa telah membatu di danau ini. Hanya ada satu makhluk yang mampu yang bertahan menghadapi ganasnya Danau Natron. Makhluk hidup ini yaitu Alkaline Tilapia, sejenis ikan nila.


Gambar 1. Danau Natron Terlihat Begitu Eksotis. Namun, Danau ini Sesungguhnya Ibarat Neraka


Gambar 2. Danau Natron

Lalu, mengapa makhluk hidup yang masuk ke dalam danau ini berubah menjadi batu? Air Danau Natron mengandung mineral natrium karbonat. Karena hal inilah, danau ini disebut Danau Natron. Pada zaman mesir kuno, mineral ini digunakan untuk mengeringkan jasad manusia, salah satu tahap membuat mumi. Karena air danau bersuhu panas sekitar 60 derajat celcius dan mengandung alkalinitas tinggi (tingkat basa) yang tinggi, mineral natrium karbonat segera merubah mahluk hidup yang berada di dalamnya menjadi batu.

Umumnya, bangkai mahluk hidup akan hancur terurai dengan sendirinya secara alami. Namun, bangkai mahluk hidup yang berada di Danau Natron sama sekali tak terurai. Lalu, mengapa? Garam yang terkandung dalam air Danau Natron terdiri zat sodium, kalium, karbonat, nyereite, dan gregoryte. Zat-zat tersebut berasal dari material vulkanis (letusan gunung berapi) Ol Doinyo, gunung yang berada di sebelah selatan Danau Natron. Nah, zat-zat ini menciptakan kerak pada bangkai sehingga bangkai sama sekali tak terurai. “Saat bangkai hewan mengering, garam akan membentuk lapisan kerak dan itu akan bertahan untuk selamanya”, tutur David Harper, ahli ekologi dari Universitas Leicester, yang sudah empat kali mengunjungi Danau Natron.

Nah, seperti apa wujud mahluk-mahluk yang telah membatu di Danau Natron? Mari kita lihat hasil jepretan kamera Nicky Brandt, seorang fotografer alam liar. Ia memotret mahluk-mahluk tersebut dalam pose yang sering ditampakkan masing-masing mahluk tersebut. Misalnya, memberdirikan elang secara tegak di ranting pohon ataupun memberdirikan angsa di atas tanah. Mahluk hidup ini terlihat seperti patung. Berikut beberapa foto hasil jepretan kameranya.


Gambar 3. Foto Burung Elang yang Membatu


Gambar 4. Foto Sejenis Burung yang Membatu

Danau ini begitu mengerikan bukan? Tak salah bila Danau Natron disebut danau paling mematikan di dunia.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
http://www.placestoseeinyourlifetime.com/wp-content/uploads/2014/05/Untitled-20-980x655.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-hFIYQVGcWd4/UnQTPSVAovI/AAAAAAAAABc/y-B3eIZBb_Y/s1600/Soda-Formations-on-the-Surface-of-Lake-Natron-Tanzania.jpg
http://www.gaptekupdate.info/wp-content/uploads/2013/10/natron1-bird.jpg
http://www.designboom.com/wp-content/uploads/2013/10/deadly-lake-in-tanzania-calcifies-animals-designboom-05.jpg


Related Posts :