Senin, 30 Januari 2017

Danau Reschensee, Danau Buatan Yang Tersohor Keindahannya

Bagi sebagian orang yang menggemari travelling nama danau ini tidak asing lagi. Mungkin menjadikan danau ini sebagai destinasi utama ketika mengeksplore keindahan alam Eropa, terutama Italia memberikan anda kepuasan batin yang tidak bisa dinilai dengan uang. Kenyamanan dan ketenangan yang anda dapatkan imbang dengan dana yang anda keluarkan. Keindahan danau buatan yang terletak di bagian barat Tirol Selatan, Italia ini sudah sangat terkenal. Pemandangan alam pegunungan yang dimiliki Danau Reschensee sangat menakjubkan. Keunikan lain yang bisa anda dapat adalah menara yang terletak di tengah danau. Ketika musim dingin tiba, danau ini akan membeku. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi para wisatawan, karena pengunjung danau bisa menjangkau menara gereja hanya dengan berjalan kaki.

Orang italia menyebut danau ini dengan nama Lago Di Resia, sementara orang Jerman menyebutnya Reschensee. Danau unik ini lebih tepatnya terletak di sebelah selatan Celah Reschen, perbatasan dengan Austria, dan sekitar tiga kilometer di sebelah timur pegunungan yang berada di perbatasan Swiss. Danau dengan luas permukaan sebesar 6,6 km² ini memiliki kapasitas air sebesar 120 juta meter kubik (97.000 ac·ft).


Gambar 1. Menara gereja di tengah danau

Usut punya usut, danau buatan ini dibuat untuk keperluan listrik, dengan mengorbankan sebuah perkampungan. Jauh sebelum danau ini terbuat, terdapat sebuah desa makmur yang dihuni 163 rumah, hidup dengan tenteram, damai, sejahtera. Mata pencaharian penduduk di sana adalah berkebun dan berternak. Pada tahun 1939 semuanya berubah total. Sebuah perusahaan listrik Italia bernama Montecatini bermaksud membangun sebuah PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) dan membutuhkan danau buatan sedalam 22 meter. Danau buatan ini nantinya akan menyatukan dua danau alami yang ada, yaitu Danau Reschensee dan Danau Mittersee.


Gambar 2. Pemandangan pegunungan yang menentramkan

Karena letak Desa Graun yang berada di lembah inilah maka mau tak mau desa akan tenggelam dengan dibangunnya danau buatan ini. Tak satu orangpun penduduk setempat yang setuju dengan pembangunan danau. Mereka tidak ingin kehilangan rumah, lahan perkebunan, dan ternak. Tanah kelahiran dan tempat mengadu nasib yang selama ini mereka tinggali harus mereka tinggalkan.

Sampai pada akhirnya di tahun 1950 permintaan Montecatini dikabulkan pemerintah. Semua penduduk dipindahkan ke daerah sekitar danau yang memiliki dataran lebih tinggi. Rumah penduduk beserta lahan perkebunan seluas 523 hektare ditenggelamkan. Hanya tersisa menara gereja yang terletak di tengah danaulah yang masih terlihat sampai saat ini. Menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, keunikan yang diburu para pelancong. Cerita yang berkembang di wilayah danau adalah lonceng yang terdapat di menara akan berbunyi setiap tiba musim dingin. Padahal lonceng yang ada di menara sudah dipindahkan satu minggu sebelum bangunan utama dirobohkan.

Oleh: Nora
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi tulisan:
1. http://life.viva.co.id/news/read/619196-membongkar-kisah-misteri-danau-reschensee-di-italia
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Reschensee
Sumber gambar:
1. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/8e/Lago_di_Resia_%28Reschensee%29_%2814990159251%29.jpg
2. https://images.detik.com/content/2014/12/23/1520/120807_danau2.jpg?w=455&q=90


Related Posts :