Rabu, 08 Februari 2017

Danau Air Panas di Selandia Baru

Biasanya, air danau sangat sejuk dan segar sehingga siapa pun dapat berenang di dalamnya. Ataupun, dapat mencuci muka dengan air danau agar lebih segar. Ataupun juga, merendamkan kaki di dalam danau. Nah, di Selandia Baru, tepatnya di lembah Pegunungan Waimangu, terdapat danau yang airnya berbeda dari air danau pada umumya. Air di danau ini begitu panas hingga mengeluarkan uap. Karenanya, bila seseorang berenang berendam, mencuci muka, ataupun merendamkan kaki di danau ini seluas 38.000 meter persegi dan berkedalaman rata-rata 6 meter ini, tentunya akan terebus hidup-hidup di dalam air yang begitu panas.

Menariknya, danau tersebut dinamakan Frying Pan Lake. Dalam bahasa Indonesia, Frying Pan Lake artinya danau wajan penggorengan. Lalu, mengapa danau ini dinamakan Frying Pan Lake? Sebabnya, bila danau ini dilihat dari atas, terlihat seperti wajan penggorengan yang menggoreng sesuatu di atasnya. Lalu, seberapa panas air danau Frying Pan Lake? Suhu Air danau ini berkisar diantara 50 hingga 60 derajat celcius. Hingga saat ini, danau ini menjadi danau air panas terbesar di dunia.


Gambar 1. Danau Frying Pan. Danau Air Panas Terbesar di Dunia

Terkait proses terbentuknya, danau ini terbentuk dari letusan dahsyat Gunung Tarawera pada tahun 1886. Letusan dahsyat ini membentuk banyak-banyak kawah, termasuk kawah yang sekarang menjadi areal Danau Frying Pan. Letusan dahsyat tersebut, hingga saat ini, tercatat sebagai letusan gunung berapi terhebat yang pernah terjadi Selandia Baru. Nah, setelah letusan dahsyat ini, Gunung Tarawera kembali meletus beberapa kali. Letusan-letusan ini membentuk geyser (sumber mata air yang menyemburkan air panas). Nah, air panas yang berasal dari geyser inilah yang mengisi areal danau Frying Pan hingga saat ini.

Selain airnya yang panas, danau ini pun menyemburkan gas-gas berbahaya seperti gas karbon dioksida. Karenanya, bila tak sengaja tercium, berisiko mengakibatkan gangguan kesehatan. Selain itu, air danau pun sangat asam (dengan PH sekitar 3) sehingga sangat berbahaya bila diminum.

Walaupun danau ini sebenarnya kurang begitu cocok menjadi tempat wisata, karena air danau begitu panas, tak sedikit turis yang mengunjungi danau Frying Pan. Para turis yang mengunjungi danau ini tentu saja tak bermain-main ataupun berendam di dalam air danau. Biasanya, para turis mengunjungi danau ini untuk memfoto danau ini, berfoto, ataupun berjalan-jalan di areal sekitar danau ataupun di areal sekitar lembah pegunungan Waimangu.

Terlepas dari kurang kondusifnya suasana danau sebagai tempat wisata, tentu saja karena pengunjung tak dapat berendam di dalam danau, Danau Frying Pan merupakan destinasi wisata yang mempesona. Tentu saja, karena danau ini menawarkan pesona alam yang unik. Nah, ingin berwisata ke danau air panas terbesar di dunia ini?

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar:
1. http://whenonearth.net/wp-content/uploads/2014/09/23833593.jpg


Related Posts :