Kamis, 02 Februari 2017

Danau Pagar Alam, Danau Mistis Berdarah di Indonesia Barat

Coba bayangkan air laut atau air tawar mana yang berwarna merah darah?. Pastinya pikiran anda langsung melayang ke laut merah yang menyimpan rahasia kebesaran Fir’aun dan segala kesombongannya. Tapi untuk fenomena alam yang satu ini berada di bumi nusantara.

Kita sudah tidak perlu menjelajah jauh melewati batas negara jika ingin menyaksikan air alami berwarna merah darah. Tempat terdekat yang dapat anda kunjungi terletak di Provinsi Bengkulu di Pulau Sumatera.


Gambar 1. Danau Pagar Alam dilihat dari atas bukit

Danau ini diberi nama Danau Pagar Alam karena ditemukan di antara perbatasan Kota Kaur dan Kota Pagar Alam. Ada perbukitan hijau yang melindungi keberadaan danau unik ini. Perbukitan Raje Mandare merupakan perbukitan tempat beradanya Danau Pagar Alam. Selain bukit tersebut, kawasan Bukit Rimba Candi dengan kelebatan hutannya turut menghalangi manusia yang ingin mencapai Danau Pagar Alam.

Danau ini masih tergolong baru karena baru saja ditemukan pada tahun 2010 silam. Keunikan yang dimiliki oleh Danau Pagar Alam tidak hanya satu saja. Karena itulah, danau yang ketika malam hari mengeluarkan bau pandan tersebut menjadi cepat dikenal masyarakat.

Anehnya lagi, ada banyak fauna unik yang menjadi endemik kawasan tersebut. Fauna-fauna ini belum pernah ditemukan di wilayah lain karena keanehan yang terdapat pada tubuhnya. Contohnya saja keberadaan Lipan super besar yang panjang tubuhnya mencapai 50 cm dengan lebar 30 cm. Bayangkan saja seberapa sakit lipan ini jika menyengatkan racun ke arah manusia yang terbiasa hidup di perkotaan.


Gambar 2. Lipan berukuran raksasa

Selain kehidupan Lipan raksasa, Burung-burung yang ada di sekitar danau memiliki ukuran jumbo melebihi Burung-burung sejenis di tempat lainnya. Ditemukan pula binatang Kerbau yang memiliki sarang Lebah di telinganya. Untungnya, keseraman binatang-binatang tersebut ternyata hanya sebatas pada penampakan fisik. Aslinya mereka termasuk binatang jinak yang bisa bersahabat dengan manusia.

Bagi kalian yang menyukai wisata menantang dan dekat dengan alam, masukkanlah danau ini ke dalam daftar kunjungan. Di samping air berdarah yang jika diambil berubah menjadi bening tersebut, Danau Pagar Alam juga menawarkan wisata sejarah. Ada banyak reruntuhan bangunan menyerupai candi yang tergeletak sembarangan di sekitar danau. Candi tersebut diperkirakan berasal dari kejayaan zaman Kerajaan Sriwijaya.

Danau Pagar Alam sangat menebarkan aroma mistis. Pasalnya sebagai manusia biasa, kita membutuhkan waktu 1-2 hari penuh jika memulai perjalanan dari titik pusat Kota Pagar Alam. Anda harus membawa seorang pendaki atau penjelajah hutan yang sudah terbiasa dengan medan sulit berbukit dan melewati hutan lebat untuk menemani perjalanan.

Sampai detik ini, para arkeolog yang telah mendengar keajaiban Danau Pagar Alam masih melakukan observasi lebih lanjut. Apabila penyelidikan ini telah menuai hasil, mungkin suatu hari akan menjadi fenomenal bagi dunia wisata di Indonesia.

Jadi siapkah anda melalui medan berbukit dan berbahaya untuk membayar rasa penasaran anda? Silahkan siapkan ketahanan fisik dan perbekalan yang cukup karena lokasi Bukit Raje Mandare masih belum tersentuh pembangunan fasilitas umum dari pemerintah. Sehingga seluruh persiapannya harus dipersiapkan sejak keberangkatan.

Oleh : Nur Laili
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan :
http://www.utiket.com/id/obyek-wisata/bengkulu/241-danau_pagaralam.html
http://lifestyle.okezone.com/read/2012/11/02/544/712930/misteri-danau-merah-darah-di-pedalaman-bengkulu
Sumber Gambar :
http://kenyoot.blogspot.com/2016/05/danau-pagaralam-yang-sering-dijuluki.html
http://alampedia.blogspot.co.id/2014/09/kelabang-raksasa-spesies-serangga.html


Related Posts :