Rabu, 01 Februari 2017

Danau Volta, Danau Buatan Terbesar di Dunia

Danau buatan terbesar di dunia terdapat di negara Ghana dengan keberadaan danau Volta. Lokasi spesifik danau Volta berada di wilayah timur Ghana yang beribukota, Accra. Danau yang selesai dibangun tahun 1965 itu memiliki luas permukaan 8502 Km. Terkait luas permukaannya, danau Volta berada diurutan pertama sebagai danau buatan yang terbesar di dunia. Sedangkan terkait tingkat kedalamannya, danau Volta berada diurutan ke-empat dengan tingkat kedalaman volume air mencapai 279 ft dengan kedalaman rata-rata 62 ft.

Terbentuknya danau Volta dikarenakan adanya aktivitas hidro elektrik dari bendungan Akosomba yang dibangun oleh pemerintah setempat pada tahun 1961. Bendungan Akosomba didirikan untuk menyediakan pasukan listrik yang dihasilkan dari tenaga air demi memenuhi kebutuhan listrik bagi negara Ghana dan sekitarnya.


Gambar 1. Danau Volta

Demi mendukung terlaksananya proyek tersebut, dalam prosesnya telah mengakibatkan sebanyak 78.000 orang dari desa-desa di sekitar lokasi harus direlokasi tempat tinggalnya untuk dipindahkan ke pemukiman yang baru. Begitu juga dengan hewan-hewan peliharaan mereka, setidaknya 200.000 hewan harus diangkut untuk direlokasikan ke tempat yang aman. Mengingat aliran air bendungan Akosomba telah diperkirakan nantinya akan menenggelamkan wilayah yang begitu luas. Dan karena hal itu pula, ada sekitar 120 bangunan dan banyak rumah warga yang mesti dihancurkan, termasuk hutan yang berada di sekitarnya.


Gambar 2. Nelayan mencari ikan di danau Volta

Makanya ada banyak pohon-pohon mati yang muncul di tepian danau Volta. Bahkan jumlahnya cukup menjanjikan sampai 14 juta meter kubik kayu yang mati terendam. Pemerintah Ghana sudah melihat itu sebagai potensi sumber daya yang bernilai ekonomi tinggi. Pasalnya, meskipun pohon-pohon tersebut hanya tinggal rangka tanpa ditumbuhi dedaunan, jenis kayu yang muncul di tepian danau termasuk jenis kayu berkualitas, yakni kayu keras tropis yang harganya cukup mahal.

Pemerintah Ghana sempat mewacanakan untuk memanen kayu keras tropis yang telah mati tersebut demi mendulang keuntungan dari situ. Namun upaya itu nyatanya menimbulkan banyak pertentangan dari masyarakat terutama para ahli ekologi. Alasannya, penebangan keberadaan pohon tersebut dapat mengganggu keseimbangan ekologi dan kelestarian hutan bawah air danau Volta. Walaupun kenyataannya, masih saja ditemui oknum-oknum yang kerap mengeksploitasi keberadaan kayu-kayu mati yang berasal dari danau Volta secara besar-besaran.

Meskipun muncul kayu-kayu besar yang menghalangi hamparan permukaan danau, tetap saja keberadaan danau Volta telah menjadi pusat aktifitas bagi masyarakat sekitar danau. Danau Volta dimanfaatkan sebagai jalur pelayaran penumpang maupun pengangkutan barang yang berasal dari Ghana menuju Togo, Benin, Pantai Gading, dan berbagai negara tetangga lainnya. Para nelayan juga menyambungkan hidupnya pada keberadaan danau Volta untuk mencari ikan ataupun mengantar barang. Mereka harus menghindari rintangan dari pohon-pohon mati yang masih berdiri kokoh di tepian danau atau yang berada agak ke bagian tengah danau.


Gambar 3. Pohon-pohon mati yang terendam di danau Volta

Dengan permukaan danau yang begitu luas, tampak seakan danau ini tercipta secara alamiah. Tidak sedikit wisatawan yang datang untuk melihat keberadaan danau buatan terbesar di dunia ini.

Oleh: Roma Doni
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
https://www.pegipegi.com/travel/5-danau-ini-memiliki-hutan-bawah-air/
http://glogngeblo.blogspot.co.id/2013/08/tentang-bendungan-akosombo.html
http://segiempat.com/aneh-unik/unik/danau-danau-berikut-memiliki-pohon-di-dalam-airnya/
Sumber Gambar:
http://alamkutercintaa.blogspot.co.id/2013/12/hutan-hutan-bawah-air-yang-ada-di-dunia.html
http://alamkutercintaa.blogspot.co.id/2013/12/hutan-hutan-bawah-air-yang-ada-di-dunia.html
https://www.pegipegi.com/travel/5-danau-ini-memiliki-hutan-bawah-air/


Related Posts :